Nilai Tukar Rupiah Bisa Terjun

Head Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjandra‎ memprediksi, nilai tukar rupiah pada dolar AS atau juga USD dapat terjerumus ke posisi Rp13. 700 per USD. Hal semacam ini dapat berlangsung saat tak ada lagi sentimen positif didalam negeri, dan juga banyak gejolak yang berlangsung diluar negeri.

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terjun

“Ekspektasi The Fed naikkan memanglah berlawanan ke semuanya mata uang, lantaran mata uang semuanya naik terutama rupiah. Lalu mereka ‎pelaku pasar telah diekspektasikan, ini rupiah dapat balik lagi ke posisi Rp13. 700 per USD, ” kata Ariston pada http://kursdollar.co.id, didapati di kantor pusat Monex, Sahid Sudirman Center, Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

Walau sekian, Ariston mengakui, kurs bii dapat juga menguat ke level Rp12. 850 per USD. Keadaan ini bila banyak sentimen positif yang datang dari dalam negeri sampai akhir 2017. Data ekonomi Indonesia sendiri, lanjut Ariston, sudah meraih posisi yang positif, seperti trade balance, tingkat cadangan devisa dan juga yang lain. Semuanya ikut memberi pencapaian positif untuk nilai mata uang Garuda.

“Kemarin memanglah gejolak The Fed ketika kenaikan segera anjlok rupiah ke posisi Rp13. 400 an per USD dalam sehari. Tiap-tiap The Fed seperti itu short term saja gejolaknya. Rupiah kuat kembali lantaran banyak data yang baik. Pandangan orang luar pada Indonesia makin positif. ‎Program Jokowi masihlah positif pada perkembangan ekonomi dan juga cukup menolong penguatan mata uang rupiah, ” tutur Ariston.

Pada pertengahan bln. ini, sambung Ariston, ‎mata uang rupiah masihlah bakal menguat. Hingga akhir th. dia memprediksi mulai bakal ada gelombang fluktuatif yg tidak baik untuk gerakan mata uang rupiah.

“Rupiah memanglah dapat ke Rp13. 700 per USD, bila itu hampir akan kesana. Namun lebih realistis ke posisi Rp13. 500 per USD, ” tutup Ariston.